CIANJUR – Harga wortel di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Cianjur mengalami kenaikan dalam beberapa pekan terakhir. Salah satunya terjadi di Pasar Muka, Kecamatan Cianjur, pada Minggu (21/6/2026).
Kenaikan harga tersebut diduga dipicu oleh kondisi cuaca yang tidak menentu yang berdampak pada hasil panen petani di daerah sentra produksi.
Berdasarkan pantauan di lapangan, harga wortel yang sebelumnya dijual sekitar Rp8.000 per kilogram kini naik menjadi Rp18.000 per kilogram.
Dedi (60), seorang pedagang sayur di Pasar Muka, mengatakan kenaikan harga terjadi karena pasokan dari petani berkurang. Tingginya curah hujan menyebabkan sebagian lahan pertanian sulit dipanen serta menurunkan kualitas hasil panen.
“Pasokan wortel dari petani berkurang karena cuaca sering hujan. Jadi harga dari pemasok naik dan kami terpaksa menyesuaikan harga jual,” ujarnya.
Selain itu, cuaca ekstrem juga menyebabkan sebagian tanaman mengalami kerusakan bahkan gagal panen. Kondisi tersebut membuat jumlah pasokan wortel yang masuk ke pasar menurun sehingga harga di tingkat pedagang ikut mengalami kenaikan.
Para pedagang berharap kondisi cuaca segera membaik agar produksi pertanian kembali normal dan pasokan wortel dapat meningkat. Dengan demikian, harga wortel di pasaran diharapkan kembali stabil. (CR)
Posting Komentar