Kasus Kecelakaan di Jalan Raya Bandung Karangtengah Masih Misterius, Kaka Korban berupaya mencari rekaman CCTV

foto: ilustrasi 

CIANJUR – Kecelakaan lalu lintas yang menimpa M. Wildan Ramdani (22), warga Hegarmanah, Kecamatan Karangtengah, dan rekannya Ujang Dedi (33), warga Bojong, Kecamatan Karangtengah, di Jalan Raya Bandung, Kampung Cagak, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, masih menyisakan misteri.

Pasalnya, pengemudi kendaraan yang diduga menyenggol atau menabrak sepeda motor Yamaha R15 bernomor polisi F 5905 TX yang dikendarai korban hingga kini belum diketahui identitasnya.

Pihak keluarga korban meminta kepolisian segera mengungkap identitas pengemudi kendaraan yang diduga terlibat dalam kecelakaan yang terjadi pada Minggu, 7 Juni 2026 tersebut.

Berdasarkan Surat Laporan Polisi Nomor LP/B/354/VI/2026/SPKT/Polres Cianjur/Polda Jawa Barat, kecelakaan terjadi di Jalan Raya Bandung, Kampung Cagak, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur.

Dalam laporan disebutkan bahwa Ujang Dedi mengendarai sepeda motor Yamaha R15 bernomor polisi F 5905 TX dengan membonceng M. Wildan Ramdani. Keduanya melaju dari arah Bandung menuju Cianjur.

Saat melintasi ruas jalan yang menikung, sepeda motor yang mereka kendarai diduga terlibat tabrakan dengan sebuah truk Mitsubishi dobel yang nomor polisinya belum diketahui. Setelah kejadian, pengemudi kendaraan tersebut diduga meninggalkan lokasi.

Akibat kecelakaan itu, M. Wildan Ramdani mengalami luka berat dan saat ini masih menjalani proses pemulihan setelah menjalani operasi. Sementara itu, Ujang Dedi meninggal dunia setelah sempat mendapatkan penanganan medis di RSUD Cianjur.

Pihak keluarga menyampaikan terima kasih kepada kerabat, sahabat, dan masyarakat yang telah memberikan doa serta dukungan selama Wildan menjalani perawatan. Keluarga juga berharap pihak kepolisian dapat mengusut tuntas peristiwa tersebut serta segera mengidentifikasi dan menemukan pengemudi kendaraan yang diduga terlibat.

“Kami berharap pihak kepolisian dapat segera menemukan sopir kendaraan yang diduga terlibat dalam kecelakaan ini agar kasusnya menjadi jelas dan keluarga mendapatkan keadilan,” ujar Wini, kakak kandung  korban.

Wini mengaku tidak tinggal diam. Ia terus berupaya mencari rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian guna mengidentifikasi nomor polisi kendaraan yang diduga menyenggol atau menabrak sepeda motor yang ditumpangi korban.

Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk membantu mengungkap identitas pengemudi kendaraan yang diduga terlibat dalam kecelakaan tersebut. ujar Wini, kakak kandung korban Sabtu 20 Juni 2026.

Sebelumnya, Kanit Gakkum Satlantas Polres Cianjur, Ipda Ahmad Prio Gunawan, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada 10 Juni 2026, menyatakan bahwa kasus tersebut masih dalam proses penanganan.

“Baik Bang, izin waktu ya,”singkatnya

Hingga saat ini, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan serta mencari pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama