CIANJUR —Kabar Khatulistiwa.
 Harga ayam potong di Pasar Muka, Kecamatan Cianjur, mengalami kenaikan cukup signifikan. Harga yang sebelumnya berada di kisaran Rp33 ribu per kilogram, kini mencapai Rp45 ribu per kilogram.

Kenaikan harga tersebut diduga terjadi setelah program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali berjalan, setelah sebelumnya sempat libur selama beberapa pekan.

Aries (34), salah seorang pedagang ayam di Pasar Muka, mengatakan kenaikan harga mulai dirasakan setelah program MBG kembali dilaksanakan. Hal tersebut disampaikannya kepada wartawan, Kamis (20/8/2026).
Menurut Aries, ketika program MBG sempat libur, harga ayam cenderung normal, bahkan lebih murah dibandingkan harga saat ini.

“Buktinya kemarin waktu MBG libur, harga ayam normal bahkan lebih murah,” ujar Aries.

Ia menambahkan, kenaikan harga ayam juga mulai berdampak terhadap daya beli masyarakat. Pembeli yang sebelumnya mampu membeli hingga dua kilogram, kini sebagian hanya membeli satu kilogram.

“Naiknya harga ayam ini berpengaruh kepada pembeli. Tadinya bisa beli dua kilo, sekarang hanya satu kilo,” katanya.
Aries berharap pemerintah dapat turun langsung ke lapangan untuk memantau perkembangan harga ayam di pasaran sekaligus mencari tahu faktor yang menyebabkan kenaikan tersebut.

“Kami berharap pemerintah turun ke lapangan dan mengecek langsung harga ayam, supaya diketahui apa penyebab kenaikannya,” pungkasnya.

Kenaikan harga ayam potong ini diharapkan mendapat perhatian pemerintah, terutama untuk memastikan stabilitas harga dan menjaga daya beli masyarakat di tengah kembali berlangsungnya program MBG.