
Kabar khatulistiwa.com//Cianjur konsultasi Publik II penyusunan RDTR Kawasan Perkotaan Cipanas bertempat di Sangga Buana Cipanas kecamatan Cipanas kabupaten cianjur
Rapat dibuka oleh Willy Bordus selaku Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten cianjur serta dihadiri Oleh seluruh OPD Pemkab, kecamatan dan Desa Tujuan Konsultasi Publik ini adalah Untuk melakukan koordinasi penyusunan RDTR Kawasan Perkotaan Cipanas yang didalam prosesnya memerlukan pembahasan dengan berbagai pemangku kepentingan di daerah. Senin 18/12/2023
Penetapan WP kawasan perkotaan Cipanas telah ditetapkan melalui Keputusan Bupati Cianjur yang terdiri dari beberapa wilayah di Cipanas
Kepala Dinas pekerjaan umum dan tata ruang mengatakan hari ini adalah konsultasi Melaksanakan penyusunan rencana detail taruang, rencana detail tata ruang adalah rencana pola ruang dan rencana struktur ruang yang akan di wujudkan untuk di kawasan perkotaan Cipanas dalam jangka waktu rencana 20 tahun.
Di proses ini kami sebelumnya sudah melaksanakan konsultasi publik ada ETTD melibatkan melibatkan stikcolder, pertama dari forum tata ruang penataan daerah dan semua instansi yang ada di kabupaten cianjur kami juga mengundang dari DPRD dari komisi A, ketua DPRD maupun komisi D, yang kebetulan di proses sebelumnya hadir, hari ini tidak hadir, dari beberapa lembaga swadaya masyarakat, unsur perguruan tinggi dan aparat lokal. Tadi ada kecamatan, kepala desa, tokoh masyarakat juga kita libatkan .
Sebenarnya, arahnya untuk menghasilkan suatu produk rencana, yang menyelesaikan permasalah permasalahan yang selama ini terjadi di Cipanas paparnya
Willy menambahkan, di proses proses sebelumnya ada sampah, banjir, kemacetan, alih pungsi lahan, pola hidup masyarakat yang membuang sampah di sungai, harapan kita tadi rencana tata ruang yang kita susun ini di bantu kajianya oleh konsultan mempertimbangkan karakteristik wilayah Cipanas yang berbeda dengan wilayah pada umumnya
Disini ada faktor pembatas, ada ketentuan perpes dalam 60 tahun 2020, rencana tata ruang kawasan perkotaan Jabodetabek bunjur, disitu cukup banyak pembatasan.

Kita arahnya menyusun rencana tata ruang yang memperhatikan aspek aspek terutama lingkungan, disini bukan arahnya eksploitasi tapi kita coba rumuskan rencana tata ruang yang bisa mengakomodir, potensi dengan tetap memperhatikan karakteristik di aspek lingkungan, ada Tokograpi yang berkontul hal seperti itu menjadi dasar pertimbangan
Pertimbangan kami pekerjaan umum menyusun tata ruang pada kegiatan pemaparan laporan akhir dan konsultasi publik ini pungkasnya
Aria