Cianjur, kk,-Gempa bumi magnitudo berkekuatan 5,6 SR yang mengguncang Kabupaten Cianjur Khususnya Kecamatan Cugenang Kabupaten Cianjur Jawa Barat tahun 2022 lalu, membuat ratusan jiwa melayang akibat tertimpa puing-puing bangunan yang hancur.
Selain rumah pribadi berbagai fasilitas umumpun banyak yang rubuh diantaranya sekolah, masjid, madrasah tempat belajar para santri.
Seperti halnya para santri madrasah diniyah yang berlokasi di Kp. Pakalongan Rt 02/04 Desa Padaluyu Kecamatan Cugenang Kabupaten Cianjur Jawa Barat, meski bangunannya tidak rusak parah namun membuat trauma para uatadz dan para santri sehingga mereka enggan untuk melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar.
Melihat hal tersebut Mohammad Mishbach yang akrab di sapa Kang Edo meminta bantuan kepada relawan untuk membangun Madrasah diniyah Darurat, berkat komunikasi yang baik pembangunan Madrasah Diniyah daruratpun berhasil dibangun oleh BSI (Bank Syariat Indonesia) dengan program Bantuan Recovery Gempa Cianjur.
“Saya atas nama pengelola Madrasah Diniyah menghaturkan terimakasih atas bantuan pembangunan Madrasah darurat yang di bangun oleh Bank Syariah Indonesia, semoga apa yang diberikan oleh pihak BSI menjadi amal baik yang diganti oleh Allah Subhanahu Wata’ala.”ungkapnya.
Ditempat yang sama, para orang tua santri yang diwakili oleh Hasanudin mengucapkan terimakasihnya kepada BSI yang telah membangun madrasah diniyah atau mushala untuk kegiatan para santri.
“Saya selaku orang tua santri mengucapkan terimakasih atas pembangunan madrasah darurat ini, pembangunan ini sangat bermanfaat karena bisa dipergunakan untuk kegiatan belajar mengajar para santri,”pungkasnya.
